Pihak Kepolisian Metropolitan Seoul akhirnya angkat bicara terkait pemberitaan bahwa member TWICE mendapatkan pengawalan khusus dari anggota polisi.

Komisaris polisi Lee Yong Pyo dari kantor polisi Metropolitan Seoul membenarkan kabar itu.
Lewat keterangan resmi yang dirilis pada 23/12/2019, Lee yong Pyo mengatakan, peningkatan keamanan diperketat di area asrama TWICE serta di area kantor agensi girlband tersebut, JYP Entertainment.

Setiap member TWICE kemudian didaftarkan dalam panggilan darurat kepolisian, yakni 112.

Namun pihak kepolisian membantah kabar TWICE dibekalkan dengan jam tangan pintar yang bisa mengirim sinyal bahaya.

“Dalam kasus TWICE, polisi tidak memberikan jam tangan pintar karena mereka tidak menginginkannya. Polisi hanya membantu dalam dua hal, peningkatan keamanan dan panggilan mendesak 112,” kata sumber itu dilansir dari Soompi.

Sebelum ini salah satu member TWICE yakni Nayeon dikuntit dan diganggu oleh penggemar asal luar negeri sejak Oktober lalu yang dikenali sebagai Josh.

Selain sudah dua kali datang ke Korea Selatan untuk mencari Nayeon, ia pernah meninggalkan pesan di aplikasi Reddit mengatakan bahwa membunuh orang yang mematahkan hatinya dibenarkan.

Hal itu yang membuat pihak agensi cukup khawatir sehingga harus menggunakan jasa kepolisian.

Kredit Foto: Hype MY

Oleh: Maliah Surip